*** Om Swastyastu.Terima Kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah menyalurkan Dana Punianya Ke Rekening BRI No. 0811-01-028983-53-0 an. Pasraman Ganesha Brahmachari Ashram! Semoga Pendidikan Hindu semakin maju!***

Páginas

Rabu, 15 Oktober 2014

Jambore Pasraman Tingkat Nasional III Guna Menanamkan Nilai-Nilai Agama Sejak Dini

Sebuah Kegiatan bertaraf Nasional dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu; "Jambore Pasraman Tingkat Nasional III Tahun 2014". Kegiatan ini merupakan ketiga kalinya yang sebelumnya dilaksanakan di Jakarta.

Jambore Pasraman tingkat nasional yang dihelat menjadi salah satu cara yang ditempuh oleh Kementerian Agama untuk mewujudkan generasi Hindu yang berkualitas. Tidak hanya dari sisi pengetahuan saja, tetapi juga dari sisi moralitas dan akhlak remaja Hindu.

Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Bimas Hindu Kemenag RI Prof. Dr. IBG Yudha Triguna saat jumpa pers dengan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik lokal dan nasional di Hotel Lor Inn Solo, Selasa (14/10).
“Jambore Pasraman berfungsi mempersiapkan anak-anak memahami ajaran agamanya dengan harapan nilai-nilai tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bapak IBG Yudha Triguna.

Dilanjutkannya, penanaman nilai-nilai agama sejak dini akan berpengaruh besar terhadap perkembangan generasi muda. Pasraman sebagai salah satu lembaga pendidikan non formal yang mengajarkan ajaran agama Hindu dipandang perlu diperkuat posisinya.

Di sisi lain, Bapak Yudha Triguna mengakui masih diperlukan berbagai macam regulasi agar Pasraman mampu menjadi lembaga pendidikan yang eksis dalam mengajarkan agama Hindu sehingga anak-anak menjadi meningkat keyakinan dan moralnya.

“Berdasarkan evaluasi kami, Pasraman sangat penting keberadaannya untuk mendidik anak-anak Hindu. Namun diperlukan beberapa regulasi lain sebagai payung hukum agar peranan Pasraman mendapatkan porsi yang tepat dan ideal,” katanya.

Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Agama RI, Bapak Lukman Hakim Saifuddin. Dalam sambutannya ketika membuka Jambore Pasraman III tahun 2014 di hotel Lor IN Solo Surakarta, Menteri Agama mengatakan bahwa keinginan untuk hadir untuk membuka acara Jambore Pasraman III akibat upaya Dirjen Hindu yang terus meyakinkan beliau bahwa seluruh acara akan di isi oleh anak-anak Hindu. Ternyata memang benar rangkaian acara pembukaan diisi oleh anak-anak Hindu. Selanjutnya menteri Agama mengapresiasi kegiatan dua tahunan ini dan meminta terus untuk di tingkatkan agar generasi muda lebih berkualitas di masa yang akan datang. Acara pembukaan di tandai dengan pemukulan Gong dan penyerahan piala bergilir. 

Dalam event ini, Provinsi Jawa Barat juga turut mengirim 15 anak yang berasal dari berbagai Pasraman di Jawa Barat untuk mengikuti cabang yang diperlombakan antara lain : Lomba Tri Sandhya (Mulya Sanja & Ketut Vidjnabadra), Lomba Kramaning Sembah (Putu Ellisa &Meitri Cahyani), Lomba Pelafalan Doa (Gusti Ayu Dharma Yunita), Lomba Yoga Asanas Putra (Komang Ardi, I Nyoman Adhi & Wiradika Mahayasa) dan Yoga Putri (Ni Nyoman Ari S, Githa Sushanti & Ni Putu Rahyuni M), Lomba Puisi Keagamaan (Kadek Putra Artawan) dan Lomba Lagu Kreasi Keagamaan Hindu (Sevita Sathya Wistara). (Paryanto, S.Ag)

Berikut beberapa Dokumen yang kami peroleh :







Minggu, 12 Oktober 2014

Bhagavad-Gita: Pertanyaan dan Jawaban

Apa itu Bhagavad Gita?
Bhagavad-Gita adalah pesan abadi kebijaksanaan spiritual dari India kuno. Kata Gita berarti lagu dan kata Bhagavad berarti Tuhan, sering Bhagavad Gita disebut Nyanyian Tuhan.

Wirama Apa yang dipakai dalam Bhagavad Gita?
Hal ini disebut Anustup dan berisi 32 suku kata dalam setiap ayat.
 
Siapa yang menyabdakan  Bhagavad-Gita?
Krishna yang menyabdakan Bhagavad-Gita kepada Arjuna.
 
Di mana Bhagavad Gita awalnya diucapkan?
Di India di tanah suci Kuruksetra.
 
Mengapa tanah Kuruksetra begitu suci?
Karena Sabda Suci diberikan kepada Raja Kuru oleh Dewa Brahma : bahwa siapa pun yang meninggal di Kuruksetra saat melakukan penebusan dosa atau saat berperang dalam pertempuran akan diberkati dan langsung ke planet-planet surga.
 
Dimana Bhagavad Gita dapat ditemukan?
Dalam sejarah, epik sejarah Mahabharata ditulis oleh Vedavyasa.
 
Apa epik sejarah Mahabharata itu?
Mahabharata adalah buku yang paling produktif di dunia yang pernah dikenal. Mahabharata mencakup sejarah bumi dari saat penciptaan dalam kaitannya dengan India. Terdiri dari 100.000 syair.
 
Siapa Vedavyasa?
Vedavyasa adalah Maharshi dan inkarnasi yang menulis Srimad Bhagavatam, Vedanta Sutra, 108 Purana, Mengkodifikasi Veda ke Rig Veda, Yajurveda, Artharva Veda dan Sama Veda, dan menulis kisah sejarah besar Mahabharata yang dikenal sebagai Veda kelima. Nama lengkapnya adalah Krishna Dvaipayana Vyasa dan dia adalah anak dari Rhsi Parasara dan ibu Satyavati.
 
Mengapa Mahabharata dikenal sebagai Veda kelima?
Karena ia mengungkapkan dalam kitab Veda Bhavisya Purana III.VII.II bahwa Veda kelima  ditulis oleh Vedavyasa disebut Mahabharata.
 
Apakah ciri-ciri khusus dari Mahabharata?
Mahabharata tidak memiliki batasan kualifikasi siapa yang bisa mendengar atau membacanya. Semua orang terlepas dari kasta atau posisi sosial dapat mendengar atau membacanya setiap saat. Vedavyasa menulisnya dengan pandangan untuk tidak mengecualikan semua orang di dunia yang berada di luar budaya Veda. Dia sendiri telah menjelaskan bahwa Mahabharata mengandung esensi dari semua Weda. 
 
Bagaimana Isi Bhagavad Gita?
Bhagavad-Gita terdiri dari 700 ayat Sansekerta yang ada di 18 bab, dibagi menjadi tiga bagian masing-masing terdiri dari enam bab. Mereka adalah Karma Yoga (yoga tentang perbuatan), Bhakti Yoga ( Yoga tentang pengabdian) dan Jnana Yoga ( Yoga pengetahuan).
 
Kapan Bhagavad Gita dapat sabdakan?
Dalam Mahabharata menjelaskan bahwa Krishna berbicara Bhagavad-Gita kepada Arjuna pada Pertempuran Kuruksetra di 3137 SM. Menurut referensi astrologi tertentu dalam kitab suci Veda, tahun 3102 SM adalah awal dari Kali Yuga yang dimulai 35 tahun setelah pertempuran 5000 tahun yang lalu.
 
Apa opini sarjana Barat tentang zaman kuno?
Menurut tulisan-tulisan dari peneliti Yunani dan Romawi seperti Pliny, Arrianus dan Solinus serta Megastathanes yang menulis sejarah India kuno dan yang hadir sebagai saksi mata ketika Alexander Agung tiba di India pada 326 SM menyatakan bahwa 154 raja yang memerintah antara  6777 SM telah mengikuti ajaran Veda.
 
Kapan Bhagavad Gita pertama kali diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris?
Edisi bahasa Inggris pertama dari Bhagavad Gita pada tahun 1785 oleh Charles Wilkins di London, Inggris. 174 tahun setelah terjemahan Bible oleh King James  pada tahun 1611.
 
Apakah Bhagavad Gita juga diterjemahkan ke dalam bahasa lain?
Ya. Bhagavad-Gita diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada tahun 1823 oleh Schlegel. Diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman pada tahun 1826 oleh Von Humbolt. Diterjemahkan ke dalam bahasa Prancis pada tahun 1846 oleh Lassens dan diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani pada tahun 1848 oleh Galanos dan bahasa lainnya.
 
Apa bahasa asli dari Bhagavad Gita?
Bahasa asli dari Bhagavad Gita adalah Sansekerta klasik dari India.
 
Mengapa Kata Srimad sering ditulis sebelum kata Bhagavad Gita?
Kata Srimad adalah judul penghormatan. Ini diberikan karena Bhagavad Gita mengungkapkan esensi dari semua pengetahuan spiritual.
 
Apakah Sejarawan mengetahui akan kebesaran Srimad Bhagavad Gita?
Secara historis banyak orang yang sangat luar biasa seperti Albert Einsten, Mahatma Gandhi, Dr Albert Schweitzer, Herman Hesse, Ralph Waldo Emerson, Aldous Huxley, Rudolph Steiner dan Nikola Tesla  telah membaca Srimad Bhagavad Gita dan terinspirasi oleh Kebijaksanaan Abadi ini.
 
Siapa yang memenuhi syarat untuk membaca Srimad Bhagavad Gita?
Srila Baladeva Vidyabhusana suci abad ke-16 dari Brahma Madhva Vaisnava Samparadaya telah menyatakan bahwa : "Mereka yang saleh dan hormat, mereka yang telah mengendalikan Indriyanya dan mereka sungguh-sungguh menjalankan tugas spiritual sehari-hari maka mereka memenuhi syarat untuk membaca Srimad Bhagavad Gita.
 
Apa yang bisa dipelajari oleh studi dari Srimad Bhagavad Gita?
Kebenaran, pengetahuan dasar tentang Tuhan, kebenaran hakiki, penciptaan, kelahiran dan kematian, Pahala Perbuatan, jiwa kekal, pembebasan dan tujuan serta tujuan keberadaan manusia.

Diterjemahkan dari : "The Bhagavad-Gita : Questions and Answers " di http://www.bhagavad-gita.org